Selasa, 05 Juni 2012

                                                TIPS AMAN BROWSING DI WARNET


 
Beberapa atau bahkan banyak orang kesal terhadap hacker dan crime dibeberapa tempat yang mungkin fatal namun orang tersebut menyangkal keberadaannya.

Berikut ini ada beberapa trik yang terbilang cukup simple dan mudah namun mungkin juga berguna untuk menjaga otoritas , akun , email ataupun berbagai aktivitas yang dikerjakan pada saat browsing di warnet tertentu.

1. Memulai Pengoperasian
Pertama kali yang harus anda cek terlebih dahulu adalah apakah komputer yang anda gunakan menginstall KeyLogger. KeyLogger berfungsi untuk merekam segala aktivitas dari pengetikan keyboard sehingga memungkinkan anda mengetik password terutama pada saat login facebook.
Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menghindarinya ?
Cukup tekan : Ctrl + Alt + Shift + X atau Ctrl + Alt + Shift + Z untuk menghentikannya.

 2. Fake Login
Perhatikan beberapa hal yang menyangkut fake login.
1. Tampilan CSS (Bandingkan dengan tampilan yang sebelumnya pernah anda akses)
2. Tampilan Adress Bar (Misalnya : Anda mengakses Facebook.com tetapi pada Adress Bar      tertera Facebook.mob , Ini perlu dipikir dua kali ketika anda mengetikkan Email dan Password pada saat proses Login)
3. Gunakan mesin pencari "Google" karena dengan begitu sistem akan melacak web dengan daya visitor dan pagerank yang mumpuni. Web Fake secara otomatis dapat terbedakan dengan Web pada umumnya yang diakses setiap hari.
4. Abaikan email balasan yang mengatasnamakan admin dari suatu situs web.

3. Setelah Selesai Browsing
Hal yang perlu anda perhatikan adalah logout ketika selesai menggunakan. Bersihkan Cache dan Cookies terutama History pada saat anda selesai browsing ini menjaga agar history tidak di-relogin oleh hacker tersebut.








By
Dody setiawan
D1810022



Minggu, 03 Juni 2012


INGAT AKHIRAT

Waktu terus berjalan tidak ada yang bisa menunda, apalagi memberhentikan, tahun ini bukan tahun lalu, bulan ini bukan bulan lalu, bahkan hari ini berbeda dengan hari kemaren,jam ini terus berlalu, sedetik tidak berhenti walaupun jam dindingnya dimatikan ataupun diputar
mundur, matahari tetap berjalan.
Maka sebetulnya semua kita ini berjalan, walapun nampaknya duduk atau bahkan tidur, berjalan
menuju akhirat......di akhirat nanti hari akan dipanjangkan hingga 1 hari sama dengan
1000 tahun, bahkan bagi orang kafir 1 hari sama dengan 50.000 tahun.
Coba
kita hitung secara matematika !!!!!
1 hari akhirat = 50.000 tahun
(pertahun:360 hari) = 18.000.000 hari
1 jam akhirat = 18.000.000 : 24 = 750.000 hari
1 menit akhirat = 750.000 : 60 = 12.500 hari
1 menit = 12.500 hari kalau
dijadikan tahun : 360 = 34
tahun 8 bulan, yakni 1 menit akhirat = 34 tahun 8 bulan (waktu dunia).
Dan umur kita
Sekarang berapa menit???????
Setengah menit,
Satu menit
atau 2 menit? yang umurnya
30 tahun berarti untuk hitungan waktu akhirat baru hidup selama kurang lebih 1
menit, wahai alangkah sebentarnya........1 atau 2 menit di dunia yang akan
menentukan selama lamanya. Selamanya berapa tahun???(ini pertanyaan yang salah). Imam
Al Ghazali memberikan gambaran,
selamanya dengan bila dunia ini penuh dengan biji bijian dan setiap 100.000 tahun
(dalam kitab lain satu juta tahun) ada seekor burung makan satu biji, kapan habisnya???tapi suatu saat pasti habis, tapi akhirat tidak ada habisnya, di dunia ini paling enakpun masih ada
susahnya dan paling susahpun masih ada senangnya, tapi dia akhirat nanti bila senang, senang selama-lamanya dan tak ada susahnya, tapi bila susah, susah selama lamanya dan tak ada senangnya.
MAKA SUNGGUH KITA DICIPTAKAN UNTUK PERKARA YANG BESAR, BUKAN MAIN- MAIN.!!!!
Dan kita pasti menuju kesana.” Ada juga yang menuju kesurga, tapi mampir dulu keneraka sementara, misalnya karena tidak sholat, tapi berapa tahun mampir di
neraka itu????bagi yang meninggal kan sholat satu kali saja dan belum bertobat adalah 1 Huqub, tiap huqub = 80 tahun akhirat, tiap tahun akhirat = 1000 tahun, maka 80X360X1000 tahun = 28.800.000 tahun ini bila meninggalkan satu sholat, bagaimana kalau meninggalkan
sholat satu hari,
satu bulan,
satu tahun atau
bahkan seumur hidup tidak pernah sholat???
Satu menit di dunia ini bisa berarti ribuan tahun di akhirat nanti. Untuk itu janganlah kita sia-siakan waktu, gunakan waktumu untuk agama. Ada orang alim yang apabila memakan roti dihancurkan dulu trus ditelan (tidak dikunyah), waktu ditanya kenapa demikian, beliau menjawab,” Saya hitung antara menelan dengan mengunyah berbeda 70 tasbih.”

Orang bilang waktu adalah uang, coba diberi uang sebanyak 1 trilyun terus dirampas seluruh waktunya (dibunuh), apa mau? Berapa banyak sudah waktu dalam hidup kita yang telah kita
sia- siakan
Kadang- kadang kita beralasan tidak sholat karena sibuk, karena tidak ada waktu dan lain lain, tapi kenapa untuk menonton tivi berjam jam, duduk didepan komputer berjam jam, menelpon berjam jam,ngobrol dengan teman berjam jam ada waktu? Wahai alangkah meruginya kita....
Coba sekali lagi kita hitung- hitung secara matematika bagaimana kita mempergunakan waktu hidup kita. Misal dalam sehari kegiatan yang kita lakukan: Waktu untuk ibadah kepada Allah: Sholat(setiap sholat kurang lebih 5 menit) = 5X5 waktu = 25 menit
Membaca Al Quran (dalam sehari semalam) = 20 menit
Dzikir = 15 menit
 Sisa waktu = 24 jam – 45 menit = 23 jam,kita gunakan untuk: Makan(misal setiap makan 10
menit)X3 kali makan = 30 menit
Menelpon = 30 menit Menonton televisi = 2 jam Tidur siang dan malam = 8 jam Mengobrol
tentang hal dunia = 1 jam Dll = sekian jam
Misal umur kita sekarang 30 tahun, maka: Waktu untuk ibadah kita (shoalt,ngaji dzikir) =
1 jam X (360 hariX30)=10.800 jam kalau dijadikan hari 10.800 : 24 = 450 hari = 1 tahun 3 bulan
Waktu kita untuk kehidupan dunia = 23 jamX(360 hari X 30 ) = 248.400 jam Kalau
dijadikan hari 248.400 : 24=10.350 hari = 28 tahun 9 bulan.
Kita lihat
perbandinganya !!!
untuk kepentingan kehidupan akhirat yang abadi dan kekal kita hanya menyisihkan waktu
1 tahun 3 bulan dari umur kita yang sudah 30 tahun, tapi untuk kehidupan dunia yang fana, yang pasti akan kita tinggalkan, kita telah menghabiskan waktu selama 28 tahun 9 bulan !!!!! lebih 90
persen dari umur kita !!!! Dan bagaimana dengan yang jarang sholat bahkan Naudzubillah,tidak pernah sholat, tidak pernah menyentuh Al Quran ,bibirnya tidak pernah basah oleh dzikir
kepada Allah.......waktu hidupnya hanya digunakan untuk kesenangan dunia, sibuk mengejar harta dan kedudukan, rekreasi ketempat tempat hiburan bahkan untuk bermaksiat, zina, judi, mabuk, dan banyak kemaksiatan lainya...waktu ini sangat berarti saudaraku..maka jangan sia siakan waktu hidupmu.

By
Dody setiawan
D1810022

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KOLEKSI


Pembinaan dan pengembangan koleksi adalah serangkaian proses atau kegiatan yang bertujuan mempertemukan pemakai dengan rekaman informasi dalam unit informasi yang meliputi berbagai kegiatan antara lain: perumusan kebijakan atau planning, pemilihan atau seleksi, pengadaan evaluasi terhadap tingkat pemanfaatan koleksi yang dimiliki masyarakat , penyiangan atau weeding atau deseleksi. Atau juga dapat diartikan suatu proses kegiatan membangun koleksi perpustakaan secara sistematis untuk kepentingan pendidikan, pengajaran dan rekreasi.
Ruang lingkup kegiatannya meliputi:

1 .        Kebijakan pengembangan koleksi atau planning
Merupakan rumusan yang dituangkan dalam tulisan sebagai alat atau sarana untuk mengarahkan segala aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan, pendanaan, pemilihan dan pengadaan bahan pustaka yang menjadi dasar atau petunjuk dalam pengembangan koleksi. Kebijakan pengembangan koleksi tertulis berfungsi sebagai pedoman, sarana komunikasi dan perencanaan dalam pengembangan koleksi.

2      Seleksi
Sebagai cara, tindakan atau proses memilih. Kegiatan untuk mengidentifikasi rekaman informasi yang akan ditambahkan pada koleksi yang sudah ada di perpustakaan.
Prinsip seleksi :
ü  Pandangan tradisional = menentukan koleksi berdasarkan nilai instrinsik (kualitas atau mutu) apabila bahan pustaka tidak bermutu, tidak akan dipilih. Dan ini didasari prinsip bahwa perpustakaan merupakan tempat untuk mencerdaskan masyarakat
ü  Pandangan liberal = berdasarkan popularitas, kualitas tetap diperhatikan, tetapi lebih mengutamakan pemilihan karena banyak yang menyukai dan banyak di baca.
ü  Pandangan pluralistik = mencari keseimbangan dan keselarasan dari dua pandangan di atas.

3      Pengadaan atau aquisition
Proses mengadakan bahan pustaka, baik cetak maupun non cetak, dengan cara pembelian, hadiah, tukar menukar atau dengan cv lain yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

     Stock opname
Stock opname adalah kegiatan penghitungan kembali koleksi yang dimiliki perpustakaan agar diketahui profil koleksi, jajaran katalog yang tersusun rapi serta dapat mencerminkan keadaan koleksi untuk tujuan peningkatan pelayanan kepada pengguna

5     Weeding atau penyiangan atau deseleksi
Upaya mengeluarkan koleksi dari susunan rak karena tidak diminati. Merupakan salah satu bagian penting dalam kegiatan perpustakaan apabila tidak menginginkan koleksinya hanya merupakan tumpukan materi yang pernah diterbitkan. Selain itu weeding juga merupakan upaya mengeluarkan atau menarik kembali bahan pustaka dari rak atau jajaran bahan pustaka karena secara periodik bahan pustaka sudah tidak memiliki nilai guna pengguna perpustakaan.

Posted by Royyan Alfiyanto D1810084

PUSTAKAWANKU IDOLAKU



Berwajah rupawan dan menarik, sikapnya juga sopan dan ramah mungkin itu yang dibutuhkan untuk menjadi pustakawan. Tetapi bukan hanya itu yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pustakawan. Pustakawan merupakan profesi pengelola perpustakaan yaitu dimana seorang pustakawan berperan sebagai orang yang mengelola dan mengatur perpustakaan meliputi segala aspek yang berkaitan dengan perpustakaan. Seperti: Pengadaan bahan pustaka, sirkulasi, pemrosesan buku, dll. Selain itu juga pelayanan terhadap pengunjung juga termasuk dalam tugas seorang pustakawan.

Pustakawan zaman sekarang ini bukan hanya berkecimpung dalam konteks perpustakaan saja atau yang lebih dikenal secara umum seorang pustakawan hanya mengurusi tentang buku saja atau hanya berperan sebagai penjaga perpustakaan yang hanya berkata ssttt... saat pengunjung perpustakaan ramai. Tetapi pada sekarang ini pustakawan harus dituntut lebih berwawasan luas dan juga memiliki banyak ketrampilan. Hal tersebut dikarenakan era informasi yang makin berkembang. Yang artinya informasi merupakan kebutuhan yang perlu dan  hampir menjadi kebutuhan pokok pada masa sekarang ini. Sebab itulah pustakawan pada masa ini harus berwawasan luas dan memiliki kemampuan dalam menelusur informasi dengan baik. Dengan demikian pustakawan dapat menjaga eksistensinya dalam bidang penelusuran informasi dan tidak tergeser dengan adanya search engine.

Untuk itu bagaimanakah kriteria pustakawan yang baik dan modern, diantaranya seperti dibawah ini:
Ø  Cerdas
Cerdas yang dimaksud yaitu pustakawan harus benar-benar cerdas dalam menempatkan diri pada tempatnya sehingga dia tetap rendah hati walaupun memiliki pengetahuan yang luas
Ø  Memiliki banyak ketrampilan
Seorang pustakawan juga harus memiliki banyak ketrampilan terutama dalam bidang teknologi, dikarenakan sistem informasi pada masa ini berbasis teknologi sehingga akan lebih mudah jika seorang pustakawan memiliki keahlian dalam bidang teknologi.
Ø  Berwawasan luas
Artinya pustakawan harus banyak memiliki wawasan agar memudahkan dalam penelusuran informasi
Ø  Memiliki pelayanan prima
Memiliki pelayanan prima berarti mereka memberikan pelayanan yang memuaskan pada pengunjung perpustakaan agar nama peprustakaan tetap terjaga kualitasnya dalam bidang jasa.
Ø  Good looking
Memiliki penampilan yang rapi dan enak dipandang merupakan salah satu kriteria agar pustakawan tersebut terbantu dalam memberikan pelayanan prima
Ø  Mencintai pekerjaannya
Inilah kriteria yang paling penting yaitu mencintai pekerjaannya, apabila seorang pustakawan tidak mencintai pekerjaannya maka pekerjaan yang dijalankannya tidak akan sepenuh hati dilaksanakannya dengan demikian pekerjaan yang dihasilkan akan kurang maskimal.

Jadi pustakawan seperti apakah anda???

 Posted by Royyan Alfiyanto D1810084

Sabtu, 02 Juni 2012

                                           MANFAAT MEROKOK VERSI SAYA




Gak adil rasanya kalau kita selalu menjudge negatif sepuntung rokok padahal kita sendiri belum pernah merasakan dan menjadi penikmat rokok ibarat kata pepatah ‘dont judge a book by its cover‘. Nah dari beberapa survey yang kita dapat ternyata banyak fakta menarik yang kita simpulkan sebagai manfaat sebuah rokok, berikut hasilnya;

1. Mendukung program pemerintah dalam menekan (mengurangi) jumlah penduduk. Berikut data-data yg dilansir WHO: - Setiap Menit, 60 Orang Mati Karena Rokok - 100 juta kematian tercatat akibat tembakau pada abad ke 20 lalu. Jika tren ini terus berlanjut, akan ada kenaikan hingga satu miliar kematian pada abad ini - di Indonesia terjadi 1.174 kematian perhari akibat asap rokok.

2. Bisa menjadi batu loncatan untuk karir yangg lebih tinggi. (dari perokok berpotensi jd alkoholic,narkoba, dsb). Peneliti kesehatan dari Universitas Indonesia, Rita Damayanti
berujar rokok adalah pintu gerbang menuju perilaku yang lebih berisiko. “Rokok adalah batu loncatan (stepping stone) untuk mengambil risiko yang lebih besar,” tuturnya.
Menurut data penelitian Rita, orang yang pernah merokok akan berisiko 13 kali menenggak alkohol, 7,03 kali berhubungan seks pranikah, dan 1,3 kali kecanduan narkoba.

3. Mempercepat proses kerja birokrasi pemerintah. Sudah sangat lazim kalo birokrasi di Indonesia terkenal ruwet dan lama.. idiom yg dianut aparat birokrasi adalah: Kalau bisa di perlambat, kenapa harus dipercepat… Tapi semua itu akan berubah drastis
ketika ada yg namanya: “uang rokok”. Segala urusan birokrasi seperti bikin KTP, SIM atau ngurus surat/administrasi di Kantor2 dinas, atau malah ketika ditilang, prosesnya akan cepat dan mudah bila ada “uang rokok”.

4. Mengurangi (jumlah) orang miskin. Lebih dari 50% perokok berasal dari kalangan menengah ke bawah. Dan rata-rata orang miskin membelanjakan lebih dari 25% penghasilannya utk konsumsi rokok. Jika makin banyak orang miskin yang merokok, maka jumlah orang
miskin makin berkurang.

5. Bisa membentuk PARTAI PEROKOK, INDONESIA dan memenangkan PEMILU. “Sekitar 31,4 persen atau 72,8 juta jiwa penduduk Indonesia adalah perokok,” ungkap Tjandra
Yoga Aditama, dokter ahli paru-paru dari Rumah Sakit Persahabatan. Bila perokok indonesia bikin partai akan bisa memenangkan pemilu, karena sekitar 31% penduduk Indonesia adalah perokok. Minimal dapat kursi di DPR

6. Berbuat amal kebaikan, kalau ada orang yang mau pinjam korek api selagi main game paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.

7. Baik untuk basa-basi / keakraban, kalau ketemu orang misalnya di tempat kita main game kita bisa tawarkan rokok. kalau basa-basinya nawarin uang kan boros.

8. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.

9. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.
10. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang
asongan, pembuat asbak, pabrik kemasan dan perusahaan obat batuk.
11. Bisa menambah suasana pedesaan/nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya, sehingga
seolah-olah berkabut.
12.Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa
menyebabkan IMPOTEN
13. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah,batuk-batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang lulus).
 14. Menambah kenikmatan: sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat apalagi ditambah merokok !
15. Anti maling, suara perokok batuk berat di malam hari mujarab untuk mengusir penjahat.
17. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yang terikat di kursi.
18. Film jagoan pasti lebih cool bila sambil ngerokok.
19. Membuat awet muda, karena konon orang yang merokok berat belum sampai tua udah mati duluan kena kanker paru-paru. Fakta lain … sekitar 30% orang meninggal di dunia adalah perokok. 70%-nya bukan perokok..!!
 20. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan ucapan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan.

By
Dody setiawan
D1810022



Jumat, 01 Juni 2012




PUBLIC RELATION DAN MARKETING
PUBLIC RELATION DAN MARKETING

A. Pengertian Public Relations dan Marketing

     Pengertian Public Relations yaitu sistem manajemen dalam sebuah perusahaan atau organisasi yang menekankan pada suatu hubungan baik secara internal (antar anggota dalam perusahaan atau organisasi) maupun eksternal (dengan pihak luar perusahaan atau organisasi, misalnya masyarakat). Tujuan keberadaan PR dalam sebuah perusahaan adalah menciptakan saling pengertian dan tujuan bersama antara perusahaan dan public (masyarakat) guna nama baik suatu perusahaan atau organisasi di mata masyarakat. Biasanya posisi PR dipegang oleh seorang Public Relations Manager yang bertugas merencanakan dan mengembangkan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, baik masyarakat maupun dengan pihak media. Seorang PR Manager juga bertanggung jawab terhadap kelancaran komunikasi dengan berbagai pihak tersebut guna mempertahankan citra baik suatu perusahaan atau organisasi.
     Setelah mendefinisikan PR, lantas apa pula yang dimaksud dengan Pemasaran dan apa yang membedakan antara PR dengan Pemasaran. Marketing (Pemasaran) merupakan salah satu fungsi bisnis yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi, menetukan pasar sasaran promosi produk yang paling baik untuk dilayani, serta menentukan produk atau jasa serta program-program yang sesuai guna melayani pasar. Secara sederhana, Pemasaran adalah suatu proses sosial dan sistem pengaturan di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang menguntungkan satu sama lain.
     Tujuan dari sebuah pemasaran adalah untuk mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa (apa yang diinginkan konsumen dan bagaimana cara pemenuhan kebutuhan tersebut) serta mempengaruhi masyarakat sehingga produk atau jasa yang diproduksi sebuah perusahaan dapat terjual dan menguntungkan pihak perusahaan juga masyarakat. Konkritnya, pemasaran berupaya mempengaruhi masyarakat untuk membeli suatu produk. Dalam pemasaran terjadi proses pemasaran yang terdiri dari analisa peluang pasar, meneliti dan memilih pasar sasaran, merancang strategi pemasaran, merancang program pemasaran, mengorganisir, melaksanakan serta mengawasi usaha pemasaran.

B. Keterkaitan Public Relations dan Marketing (Pemasaran)

     Seperti telah disinggung sebelumnya, Pemasaran merupakan kegiatan dalam pengembangan produk yang tepat dengan harga yang tepat, menempatkan (distribusi) produk di tempat yang tepat, serta melakukan promosi. Semua kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat yang menjadi sasaran dalam proses pemasaran (konsumen) dapat membeli produk yang dihasilkan dengan biaya terjangkau, dapat dengan mudah memperoleh produknya, serta mengetahui bahwa sebuah produk telah dikeluarkan oleh sebuah perusahaan atau organisasi. Dalam sebuah situs blog dikatakan bahwa pemasaran hampir sama dengan iklan, terkait dalam hal promosi yang dilakukan oleh perusahaan untuk menwarkan produk yang dihasilkannya.
     Dalam sebuah perusahaan PR berfungsi membangun persepsi atau anggapan dari masyarakat. Masyarakat akan membeli suatu produk jika produk itu dihasilkan oleh sebuah perusahaan yang memiliki citra baik dan sudah dipercaya sejak lama oleh masyarakat. Inilah yang menjadi tugas PR dalam membentuk opini publik guna pencitraan yang baik oleh perusahaan sehingga menimbulkan minat dan kepercayaan dari masyarakat. Untuk pencitraan ini PR akan melakukan sebuah proses marketing. Dalam perspektif ini, PR menjalankan fungsi publikasi, membantu dan memperluas cakupan konsumen yang telah direncanakan sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan. Strategi ini dapat dilakukan dengan menggunakan iklan dan berbagai teknik komunikasi marketing lainnya, semuanya itu masuk ke dalam satu bingkai pemasaran.

C. Perbedaan Public Relations dengan Marketing (Pemasaran)

     Sangat sulit menarik benang merah perbedaan antara PR dan Pemasaran, bahkan terkesan tidak jelas. Kedua bidang ini saling mempengaruhi dan sangat penting dimiliki oleh sebuah perusahaan atau organisasi. PR dan Pemasaran menentukan sukses atau tidaknya sebuah perusahaan. Sebagian Manager tidak begitu memahami hakekat fungsi dan tujuan keberadaan PR dalam sebuah perusahaan. Fungsi PR dipandang hanya merupakan sub-bagian dari fungsi marketing dan hanya menjalankan fungsi publikasi. Pun demikian, jika kita kaji lebih dalam lagi, PR bukan hanya sub-bagian dari fungsi marketing, namun juga menjalankan fungsi dalam pengelolaan hubungan, baik internal maupun eksternal sebuah perusahaan demi hasil yang dicapai secara maksimal.
     Banyak orang saat ini yang sulit membedakan antara fungsi humas dan fungsi pemasaran (marketing). Tawaran pekerjaan untuk posisi public relations representatives, misalnya sering kali dalam praktiknya adalah melakukan kegiatan penjualan dari rumah ke rumah (door to doorsales representatives). Pada beberapa perusahaan kecil, pekerjaan humas, dan pemasaran dilakukan oleh orang yang sama tanpa perlu membedakan di antara kedua fungsi tersebut. Hal ini sering kali membingungkan. Sebagian orang bahkan mnganggap bahwa tidak adaperbedaan di antara keduaya. Pada kenyataannya, banyak orang yang bekerja pada bagian humas pada suat perusahaan, namun banyak sekali menghabiskan waktu mereka untuk mendukukng tugas pemasaran. Misalnya memperkenalkan barang atau jasa baru, mempublikasikan penggunaannya, serta ikut serta alam menentukn strategi pemasaran.
     Dalam praktiknya pekerjaan bagian pemasaran meliputi antara lain melakukan penelitian, mendesain produk, mengemas produk (packaging), menentukan harga (princing), melakukan promosi dan distribusi produk. Tujuan pemasaran adalah untuk menarik dan memuaskan klien atau pelanggan (customer) dalam jangka panjang dalam upaya mencapai tujuan ekonomi pemasaran. Tangguang jawab utama pemasaran adalah membangun dan mempertahankan pasar bagi barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan. Proses hubungan antara perusahaan dan pelanggannya ini sering disebut dengan istilah hubungan pemasaran atau “marketing relations” atau hubungan pelanggan atau “costumer relations”.
     Bagian pemasaran membutuhkan publisitas media massa bagi produknya dan karenanya pemasaran membutuhkan fungsi humas untuk melaksanakan hal ni karena biasanya orang humas lebih mengetahui bagaimana menulis untuk media massa dan mengetahui bagaimana menangani wartawan daripada orang pemasaran. Namun demikian, kegiatan publisitas in tetap merupakan upaya pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan keterkaitan pelanggan atas produk perusahaan. Dalam perspektif humas, upaya perusahaan unntuk menarik minat konsumen atas produk perusahaan ini disebut dengan marketing relations. Dengan demikian, marketing relations menjadikan masyarakat konsumen, baik yang sudah pernah menggunakan produk perusahaan (customer) ataupun belum, sebagai target. Konsep lain yang cukup sering digunakan dalam pemasaran adalah customer relations, yatu segala kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan konsumen yang sudah ada atau konsumen yang sudah menjadi pelanggan tetap.
     Beberapa perusahaan menjadikan marketing relations atau customer relations sebagai salah satu bagian dari banyak hubungan organisasi dengan khalayak lainnya, dalam hal ini pemasaran menjadi bagian dari fungsi humas yang lebih luas. Namun organisasi bisnis lain memandang marketing relaions sebagai hal yang lebih penting dari bentuk hubungan lainnya. Sebagai perusahaan memandang marketing relations sebagai hal utama bag organisasi bersangkutan. Perusahaan ini memandang hubungan atau relasi lainnya, misalnya hubungan dengan karyawan, investor, masyarakat sekitar, pemerintahan dan sebagainya hanya diperlukan dalam hubungan dengan pemasaran. Pada perusahaan ini, bagian humas menjadi bawahan (subordinasi) dan bertangguang jawab kepada bagian pemasaran. Beberapa organisasi bisnis menjadikan bagian humas juga bertanggung jawab mengurusi hal-hal di luar pemasaran. Misalnya’ menerima keluhan konsumen, menjelaskan petunjuk keselamatan dan instruksi penggunaan produk serta perbaikan produk (repair service).
     Dengan pemahaman yang demikian, sangat sulit jika kita membedakaan antara PR dan Pemasaran. Namun, yang menjadi dasar perbedaan dari keduanya adalah pemasaran dimaksudkan untuk suatu strategi yang dijalankan oleh sebuah perusahaan dalam hal promosi produknya kepada masyarakat. Sedangkan PR adalah penunjang keefektifan jalannya sebuah strategi marketing tersebut.

Contoh:
Produk Kentucky Fried Chiken atau yang lebih dikenal dengan akronim KFC telah dikenal secara luas oleh masyarakat. Tidak ada masyarakat yang tidak mengetahui KFC meskipun mereka belum pernah menikmati ayam gorengnya yang renyah dan gurih. KFC bukanlah produk asli Indonesia, melainkan produk makanan cepat saji yang berasal dari salah satu negara bagian di Amerika, Kentucky. Kita percaya bahwa produk KFC itu enak walaupun baru mengenalnya. Hal ini terjadi karena sistem manajemen perusahaan KFC yang baik. Mereka menggunakan jasa PR dengan sangat maksimal dalam hal pencitraan kepada masyarakat. Selanjutnya, PR melakukan fungsi publikasi yang menjadi sub-bagian dari fungsi marketing guna mempromosikan produk kepada masyarakat. PR memasang iklan di berbagai media massa; cetak maupun elektronik, yang kesemuanya itu dapat diakses/dilihat oleh masyarakat. Iklan atau promosi yang dilakukan oleh manajemen KFC berupaya mempengaruhi masyarakat untuk mencoba dan membeli produk KFC. “Jagonya Ayam” merupakan slogan KFC yang mampu mempengaruhi publik. Hasil yang diperoleh KFC dapat kita lihat pada kenyataannya saat ini. Produk KFC dikonsumsi dan dipercaya oleh masyarakat sebagai produk ayam goreng yang gurih, renyah, dan enak melebihi ayam goreng yang dimasak di rumah sendiri, meskipun belum ada jaminan bahwa produk KFC tersebut halal.
Dari contoh singkat di atas, dapat dilihat bahwa PR dan Pemasaran saling mempengaruhi satu sama lainnya. Kedua posisi ini tidak dapat dipisahkan mengingat hasil yang ingin dicapai sebuah perusahaan karena Public Relations mampu melakukan fungsi marketing (pemasaran) yang lebih efektif.


Referensi:
Prof. Dr. Onong Uchjana Effendy, M.A. 2002. Dinamika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Drs. Suryadi. 2007. Strategi Mengelola Public Relations Organisasi. Jakarta: EDSA Mahkota.
Morissan, M.A. 2008. Manajemen public Relations: Stratergi Menjadi Humas Profesional. Jakarta: Kencana.

by Dessy Kusumawardany (D1810018)
BERSYUKUR DALAM SYUKUR




Kita harus mensyukuri semua yang ada sebab hanya dgn rasa syukur itulah hidup bisa terasa nikmat. Orang2 kaya bisa bersyukur karena emang ada yang bisa di syukuri lalu bagaimana dengan orang2 susah, bagaimana bisa bersyukur sementara ga ada yang bisa untuk di syukuri?
Kebanyakan dari kita pasti berfikir seperti itu. Kita bersyukur bukan karena ada yg bisa disyukuri tapi kita harusnya bersyukur karena masih bisa bersyukur. Bingung ya?

Kita bisa lihat,berapa banyak orang yang harusnya jadi orang yang paling bersyukur tapi justru jadi orang yang paling ga berterimakasih sama Tuhan. Jadi jelas, semakin kaya ga menjamin semakin membuat kita untuk bersyukur justru sebaliknya ,bisa jadi kekayaan itu membuat kita lupa pada siapa yg memberikannya. kekayaan yang kita anggap nikmat di sisi lain juga bisa berarti laknat. Bersyukurlah bukan karena kekayaan tapi bersyukurlah karena rasa syukur itu sendiri.

Bersyukur ko bisa jadi ribet gini
ya?

Justru sebenarnya sederhana, Orang yang benar- benar bersyukur itu bukan orang yang memuji Tuhan setelah di kasi nikmat, tapi orang yang ga pernah berkeluh kesah,menggerutu apa lagi berburuk sangka sama Tuhan. Sebab syukur akan melahirkan keikhlasan. Dan kalau sudah
ikhlas,kaya apa miskin,senang apa susah,cakep apa jelek jadi gak ada bedanya. Karena orang yang ikhlas adalah orang yang tlah memasrahkan dirinya secara total pada Tuhan. Sebab,sebagai
manusia kita emang ga punya pilihan lain selain tunduk & pasrah pada- Nya,apapun ketentuan-Nya.

By
Dody setiawan 
D1810022